Yayasan Pondok Pesantren Qomaruddin Sampurnan Bungah Gresik (YPPQ) sebagai pusat pendidikan, dakwah dan pengembangan (pemberdayaan) masyarakat, merupakan bagian dari pengembangan misi NU. Oleh karena itu di antara misi yang dikembangkan  adalah memberikan keteladanan dalam kehidupan atas dasar nilai-nilai islam Ahlussunah wal jama’ah (Aswaja) dan budaya luhur bangsa Indonesia. Berangkat dari misi tersebut, Pondok Pesantren Qomaruddin dituntut memiliki SDM yang kompeten, khususnya terkait dengan penguasaan dan pemahaman terhadap   ajaran dan nilai-nilai Aswaja yang searah dengan nilai-nilai luhur bangsa Indonesia. Di samping merupakan kebutuhan yang bersifat normatif, peningkatan kapasitas  SDM  juga merupakan kebutuhan yang bersifat praktis, mengingat tantangan yang dihadapi pesantren senantiasa berkembang sesuai dengan perubahan zaman yang dilalui.

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Perkembangan di bidang ini, di satu pihak memberikan manfaat yang cukup besar bagi kesejahteraan umat, akan tetapi di lain pihak menimbulkan dampak yang negatif, seperti terjadinya pergeseran nilai, sehingga nilai-nilai agama kurang memperoleh perhatian yang semestinya. Hal tersebut merupakan tantangan yang harus dijawab dengan pembentengan iman dan aqidah yang kuat. Tantangan lain yang menyerang masyarakat adalah muncul dan berkembangnya berbagai aliran keagamaan dan politik yang tidak searah dengan nilai Aswaja-NU. Tantangan tersebut harus disikapi dengan arif dan bijak, supaya bisa dihadapi dan diatasi dengan baik sesuai etika yang dikembangkan Aswaja-NU.

Menjawab tantangan tersebut, YPPQ menyelenggarakan Pelatihan Aswaja-NU yang bertajuk “Peningkatan  Kapasitas Guru dalam Memahami Ajaran dan Nilai Aswaja“. Dengan tujuan mulia meningkatkan  wawasan para guru dalam memahami  ajaran dan nilai-nilai Aswaja-NU secara komprehensif, diharapkan setiap guru akan dapat menjelaskan hujjah Aswaja dan dapat memberikan bekal kepada para murid untuk memahami dan mengamalkan ajaran serta nilai-nilai Aswaja.

Sasaran dalam pelatihan ini adalah semua guru dan karyawan di delapan (8) unit pendidikan YPPQ, yaitu: TK, MI, MTs.1, MTs.2, SMP, SMA, MA, dan SMK Ma’arif Assa’adah. Kegiatan ini diadakan secara bertahap dengan peserta sekitar 50 orang guru setiap pertemuannya. Pertemuan pertama diadakan pada Ahad, 28 Oktober 2012, pertemuan kedua pada Sabtu, 5 Januari 2013, dan akan diadakan pertemuan ketiga dan seterusnya sampai semua guru dipastikan mengikuti kegiatan Pelatihan Aswaja tersebut.  Kegiatan ini dipandu oleh bapak M. Idrus Romli (38) dari Jember. Beliau merupakan tokoh NU alumni PP. Sidogiri Pasuruan yang sampai sekarang telah menelurkan 15 buku tentang Aswaja dan jawaban atas hujatan kharakah lain terhadap Aswaja. Buku-buku yang ditulis beliau antara lain berjudul Pengantar Sejarah Ahlussunah Waljama’ah, Membedah Bid’ah dan Tradisi dalam Prespektif Ahli Hadits dan Ulama Salafi, Madzhab  Al Asy’ari, Benarkah Tahlilan dan Kenduri Haram?, Jurus Ampuh Membungkam HTI, Buku Pintar Berdebat dengan Wahabi, dan sembilan buku lainnya.

Pada Pelatihan tersebut para peserta disuguhi dengan beberapa materi, yaitu: Aswaja Al-Nahdliyah, Hujjah Tradisi NU, Ormas Keagamaan, Internalisasi Aswaja, dan Pemahaman Aswaja Nahdliyah. Keluar dari Pelatihan tersebut, diharapkan  para peserta memahami  ajaran dan nilai-nilai Aswaja-NU secara komprehensif. Selain itu, juga mengenal beberapa kharakah yang tidak sejalan dengan Aswaja dan gerakan-gerakan  mereka, lebih mantap terhadap ajaran Aswaja, dan mengerti jawaban atas hujatan-hujatan kharakah yang tidak sejalan tersebut, sehingga keyakinan para guru YPPQ terhadap Aswaja tidak akan tergoyahkan. Dalam sesi Internalisasi Aswaja dan Pemahaman Aswaja Nahdliyah, dilakukan diskusi dan …. untuk memecahkan suatu permasalahan Aswaja dan penguji pemahaman para guru YPPQ terhadap Aswaja. Dalam pelatihan tersebut para peserta juga dihadiahi dua buku yang berjudul Jurus Ampuh Membungkam HTI dan Buku Pintar Berdebat dengan Wahabi karya pemandu Pelatihan Aswaja sendiri, dan buku yang berjudul Risalah Ahlussunah Waljama’ah yang disusun oleh Tim Aswaja NU Center PWNU Jawa Timur.

Semoga tujuan mulia kegiatan ini tercapai dan perjuangan pengembangan ajaran dan nilai-nilai Aswaja dan nilai-nilai luhur bangsa Indonesia senantiasa terjaga hingga akhir masa, Amiin.(UY)